Macam macam Jenis Penipuan
A. Penipuan lewat telepon Misal penipuan tentang keluarga atau orang terdekat mengalami kecelakaan, dalam keadaan seperti, kita yang di telepon biasanya shock, dan oleh penipu untuk menuju ke ATM dan menransfer sejumlah uang ke rekening penipu dengan dengan alasan biaya rumah sakit agar segera ditangani oleh tim medis tempat korban berada (Pihak Rumah Sakit).Modus lain yang digunakan biasanya adalah pemberitahuan bahwa nasabah memenangkan hadiah dari bank. Lalu, ada pula dengan modus tertarik pada barang yang dijual (ketika calon korban memasang iklan jual-beli di situs tertentu). Walaupun orang tersebut mengenal data data anda dan orang disekitar anda, jangnasegera percaya, bisa jadi si penipu tersebut sudah mengenal data anda.Salah satu cara untuk menghindari penipuan ini, tenang, dan mulai lah curiga pada setiap kabar yang mengatakan / meminta uang pada saat komunikasi terjadi, dan mulailah bersifat kritis dan menanyakan Identitas korban, alamat, atau lain sebagainya, dan cobalah putuskanj untuk berhenti berkomunikasi dengan si penelepon, dan kemudian pada saat komunikasi berakhir, mulai lah menyelidiki ke pihak Rumah Sakit dengan menelepon ke Rumah Sakit yang di maksud, (cari di Internet no. RS yang di maksud), kemudian menghubungi orang yang mengalami kecelakaan tersebut untuk konfirmasi.B. Bisnis Investasi
Umumnya ada 2 jenis penipuan investasi, yaitu tawaran investasi fiktif (perusahaan fiktif, benar benar tidak ada), kemudian Penipuan dengan modus menggunakan nama besar / perusahaan, dimana perusahaan yang dimaksud benar benar ada, seolah uang yang Anda setor tidak masuk ke perusahaan tersebut, padahal tidak.
dengan modus penipuan tersebut, biasa penipu menawarkan penghasilan yang tinggi, dengan resiko kecil (misal pajak kecil), penawaran saham property dengan iming iming income yang tinggi, investasi dengan zero resiko dimana uang dapat ditawarkan kapan saja (namun pada kenyataannya uang tidak pernah cairseakan uang anda akan dialihkan ke investasi yang lain, dan ketika anda akan mencairkan uang anda si penipu selalu menawarkan investasi lainnya). dan berbagai macam tawaran tawaran penipu tersebut.
ini adalah beberapa ciri penawar investasi yang perlu anda curigai :
1. Menawarkan investasi tidak memiliki izin investasi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), terkecuali investasi tersebut berupa investasi pencarian harta karun, semisal harta karun oleh pihak spiritualis / kekuatan supra natural, namun hal seperti ini pun jangan lah anda percaya.
2. Penawar investasi yang bersifat memaksa, walaupun anda tidak terasa dan merasa nyaman tapi sang penawar investor selalu menelpon anda berulang kali dan berusaha membuat Anda terus berbicara dengan mereka, cari taulah kembali konfirmasikan kepada orang yang anda kenal dalam soal bisnis investasi ini, dan cari info pembanding lain, misal dari internet, baik tentang perusahaan, dan model penawaran yang ditawarkan kepada anda.
3. Penawar investor yang meminta Anda membuat keputusan segera, supaya tidak kehilangan potensi keuntungan, nah dalam hal ini tetap lah tenang, berpikirlah sebelum bertindak segera konfirmasikan kepada teman atau orang yang lebih berkompeten dalam bidang bisnis investasi ini.
C. Penipuan Internet
Maraknya dunia maya, dan makin bertambahnya pengguna internet, maka makin banyak pula jenis penipuan didunia internet, melihat banyaknya pengguna internet maka lebih besar pula penipuan di internet tersebut.
berikut adalah contoh penipuan di internet.
1. Penipuan perekrutan kerja, dengan meminta sejumlah uang, biasanya penipu menggunakan nama bear perusahaan tertentu dengan situs yang dibuat mirip, misal perusahan dengan situs www.ABCDEF.co.id, Penipu biasa menggunakan nama situs yang mirip dengan nama perusahaan tersebut, misal situs www.rekruitmentABCDEF.co.id, dalm modusnya biasa dalam email yang sudah rapi, si penipu membuat surat pangghilan tes kerja lengkap dengan nama nama, no. Kop dan alamat perusahaan yang buat sama dengan perusahaan aslinya, dimana kejanggalannya perusahaan mengadakan dengan pihak hotel, atau pihak travel atau e-ticket, di email tersebut biasanya korban di haruskan menghubungi kontak si penipu (dalam hal ini pihak biro perjalanan / pihak hotel), yang bekerja sama dengan perusahaan, kemudian korban dimintai sejumlah uang yang nanti akan di gantikan oleh perusahaan, bahkan si penipu akan mengirim kan tiket elektrionik perjalanan menuju kantor pusat perusahaan yang asli, setelah menerima uang tersebut, dan mendapatkan tiket palsu (maka anda sudah tertipu),
Untuk menghindari penipuan modus ini :
1. perhatikan baik baik nama email pengirim pesan.
2. perhatikan nama web site si penipu.
3. cari web site pembanding di google, misal abcd.co.id, dan web site fiktif rekruitmentabcd.co.id
4. curigalah jika ada kata kata penggantian uang namun harus membeli dahulu / menghubungi pihak ketiga baik biro perjalanan atau travel, maka bisa dipastikan itu adalah penipuan.
2. penipuan dengan memionjam uang pada social media.
walaupun anda sudah kenal dengan orang / pemilik akun tersebut, jangan langsung anda percaya bisa jadi akun tersebut sedang dibajak, sudah banyak kejadian dengan modus pinjam uang tersebut, akan tetapi akun tersebut ternyata sudah dibajak, lalu bagaimana cara mengatasinya ? konfirmasikan pada social media lain, misal akun yang di bajak facebook, maka coba hubungi Via telepon, atau perhatikan posting orang terdekat dari pemilik akun, atau perhatikan pula postingan orang lain pada akun tersebut, intinya konfirmasikan kembali, bisa jadi Ponsel si pemilik akun telah hilang, dimana semua akun sosial media ada di Ponsel tersebut.
3. penipuan dengan modus akan mendapat / memiliki akun bank yang sedang dibekukan, dan harus dicairkan dnegan sejumlah uang. biasanya yang mengirim pada sosial media adalah orang dari luar negeri (mengaku dari luar negri).
4. Penipuan dengan pertemuan seseorang dari luar negeri, misal anda akan berjumpa dengan seseorang, kemudian orang tersebut di tahan oleh pihak kantor imigrasi di jakarta, dan si penipu akan minta uang jaminan, dengan alasan tidak punya rupiah, dan sebagai nya.
5. Penipuan Kupon hadiah berbelanja, nah untuk yang ini biasanya tidak pernah ada, namun lebih ke arah pengambilan biodata anda, dimana jika nama, alamat dan nomor ponsel sudah diambil, si penipou kemudian akan melakukan penipuan dengan modus lain, misal dengan perampokan rumah, ngaku sodara / atau orang terdekat mengalami kecelakaan,
bagaimana cara mengatasinya ??
berhati hatilah saat mengisi data didunia maya, terutama pada sitis situs website yang belum anda kenal.
6. Jual Beli Online
Biasanyta penipuan ini modusnya menampilkan barang barang, misal batu akik handphone dan lain lain, pada saat memesan barang dan uang sudah dikirim, ternyata barang yang dipesan tidak kunjung datang,
lalu bagaimana mengatasi hal ini ??
lakukan lah transaksi pada penjual online yang rekomended, dan terbukti sudah banyak transaksi yang sudah terjalin baik rekomendasi dari teman, atau orang terdekat.
Jika masih ragu Gunakan dan biasakan menggunakan rekening Bersama, sebagai penengah transaksi, misal rekber dari Polisi online, atau situs jual beli yang sudah menjadi rekber (Penengah anatara pembeli dan penjual).
D. Penipuan denghan modus call Center / Customer service palsu.
Biasanya penipu mengganti call center dengan nomor HP miliknya, dan si penipu biasanya juga sudah bersiap sedia dengan merusak ATM, agar kartu nasabah tersangkut di mesin ATM, dan pada saat di telepon biasanya si penipu meminta PIN ATM korban sebagai salah satu syarat dari bank. ketika anda meninggalkan ATM maka seluruh uan dari rekening anda akan dikuras.
E. Penipuan kartu kredit
Dengan maju teknologi, sebagian masyarakat di tuntut untuk memiliki kartu kredit, dimana beberapa perusahaan leasing pembelian perkreditan / penjualan barang juga terkadang meminta kartu krediut sebagai salah satu syarat
untuk pembelian barang, baik cash ataupun pembayaran berkala. dan modus penipuan dengan kartu kredit ini adalaha, dengan permintaan nomor kartu kredit, masa berlakunya, dan juga 3 Digit kode rahasia yang di jumpai pada bagian belakang kartu, jangan memberikan informasi tersebut kepada pihak lain jika anda belum yakin benar tentang kredibiltas pihak tersebut.
No comments:
Post a Comment